Disperindagkop Ajak Generasi Milenial Manfaatkan Koperasi
(Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kepala Dinas
Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor
mengajak generasi milenial aktif memanfaatkan koperasi. Banyak kemudahan yang bisa digali dalam
koperasi, apalagi jika mampu mengelolanya menjadi koperasi modern.
“Saya mengajak adik-adik milenial mau
memanfaatkan berbagai kemudahan dalam koperasi. Di koperasi ada perlindungan
dengan banyak insentif untuk mendukung usaha. Kami juga akan terus melakukan
pemberdayaan,” kata Roby, sapaan
akrabnya saat menjadi narasumber dalam program Ngapeh (Obrolan Santai Siang
Hari) garapan TVRI Kalimantan Timur,
Senin (12/7/2021) yang dilakukan melalui aplikasi zoom meeting. Acara dipandu
Said Husein dan Angkie Cresentia.
Peluang bisnis koperasi menurut Roby cukup
menjanjikan. Omzet dari berbagai kegiatan bisnis koperasi di Kaltim, baik dalam
perdagangan lokal, domestik dan ekspor
nilainya bahkan sudah mendekati angka Rp1 triliun. Jenis-jenis usahanya
pun beragam, mulai perdagangan, simpan pinjam, kuliner, jasa dan lain
sebagainya.
“Dengan modernisasi (koperasi modern),
kemudian anak-anak muda berkumpul dengan
kemampuan informasi teknologi (IT), saya yakin omzet koperasi akan jauh lebih
meningkat lagi. Sekarang saja sudah hampir Rp900 miliar. Hampir Rp1 triliun,”
tegas Roby memberi semangat.
Di era pandemi saat ini, penggunaan IT,
lanjut Roby, tentu bukan hanya untuk keperluan rapat anggota tahunan
(RAT), tapi juga harus bisa dimanfaatkan
untuk melakukan usaha sehari-hari. Pengembangan bisnis koperasi diarahkan
untuk tidak lagi menggunakan proses
manual, tapi dilakukan secara modern.
Mantan Kepala Biro Humas Setda Provinsi
Kaltim ini menjelaskan, jumlah koperasi di Kaltim tidak kurang dari 5.678 unit.
Karena pandemi dan berbagai hal lainnya, jumlah koperasi yang aktif menjadi
sebanyak 2.739 unit dengan jumlah anggota tidak kurang dari 76.454 orang.
Koperasi-koperasi itu kemudian juga membangun
usahanya dalam bentuk usaha mikro kecil dan menengah. Mereka kemudian menjadi
bagian dari 309.001 UMKM di Kaltim dengan jumlah serapan tenaga kerja mencapai
1,5 juta orang.
“Kita bersyukur, berkat dukungan Gubernur
Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi
saat ini keterhubungan jaringan koperasi sudah mencapai 90 persen. Tentu
ini modal yang sangat baik,” tandas Roby.
Kaltim juga mendapat perhatian besar dalam
pengawalan dari Kementerian Koperasi, termasuk untuk project-project major.
Kaltim juga mendapat kesempatan untuk merebut lima koperasi modern dari sekitar
500 koperasi modern di Indonesia. Koperasi Kaltim juga terbuka untuk
mendapatkan insentif Rp100 miliar, tentu dengan laporan koperasi yang sehat,
termasuk untuk kesejahteraan anggotanya.
Tepat di hari lahirnya, 12 Juli, Roby mengucapkan dirgahayu ke-74 Koperasi
Indonesia kepada seluruh pengurus dan anggota koperasi di Kalimantan Timur.
(mar)